Sabtu, 24 Desember 2016

Perkembangan Filsafat Ilmu Abad Pertengahan (400 M -1500 M)



Perkembangan Filsafat Ilmu Abad Pertengahan (400 M -1500 M)

            Abad pertengahan dimulai setelah runtuhnya kerajaan Romaw pada abad ke 5 M dinyatakan sebagai pertengahan karena zaman ini berada di tengah-tengah anatara dua zaman, yaitu zaman kuno dan zaman modern. Abad pertengahan ini sejalan dengan berkembangnya periode filsafat yang disebut skolastik, yaitu masa keemasan agama Kristen di eropa yang dimulai pada paruh terakhir zaman zaman kunoyang disebut masa patristik, justru itu dalam bukunya. Hamersma (1990) menggambungkan dua puncak keemasan agama Kristen ini dalam satu periode tersendir, yang dsebutnya zaman patristik dan skolastik.
            Filsafat kaum skolastik merupakan pertemuan antara pemikiran Aristoles yang hidup kembali filsuf-filsuf Islam dan Yahudi dan iman Kristiani. Pertemuan ini hanya menghasilkan filsuf-filsuf. Mereka sebagian besar berasal darinorde baru, yang lahir dalam abad pertengahan yaitu didominakan dan prasikan (Hamirsma, 1990;39)
            Filsafat mereka disebut skolastik, yang berasala dari kata latin skhalaekolastikan yang dapat diartikan sebagai guru karena dalam periode ini filsafat diajarkan dalam sekolah-sekolah, biara dan universitas menurut suatu kurikulum yang tepat dan bersifat intersional (Haamersma, 1990: 39)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar