Perkembangan
Filsafat Ilmu Abad Pertengahan (400 M -1500 M)
Abad pertengahan dimulai setelah
runtuhnya kerajaan Romaw pada abad ke 5 M dinyatakan sebagai pertengahan karena
zaman ini berada di tengah-tengah anatara dua zaman, yaitu zaman kuno dan zaman
modern. Abad pertengahan ini sejalan dengan berkembangnya periode filsafat yang
disebut skolastik, yaitu masa keemasan agama Kristen di eropa yang dimulai pada
paruh terakhir zaman zaman kunoyang disebut masa patristik, justru itu dalam
bukunya. Hamersma (1990) menggambungkan dua puncak keemasan agama Kristen ini
dalam satu periode tersendir, yang dsebutnya zaman patristik dan skolastik.
Filsafat kaum skolastik merupakan
pertemuan antara pemikiran Aristoles yang hidup kembali filsuf-filsuf Islam dan
Yahudi dan iman Kristiani. Pertemuan ini hanya menghasilkan filsuf-filsuf.
Mereka sebagian besar berasal darinorde baru, yang lahir dalam abad pertengahan
yaitu didominakan dan prasikan (Hamirsma, 1990;39)
Filsafat mereka disebut skolastik,
yang berasala dari kata latin skhalaekolastikan yang dapat diartikan sebagai
guru karena dalam periode ini filsafat diajarkan dalam sekolah-sekolah, biara
dan universitas menurut suatu kurikulum yang tepat dan bersifat intersional
(Haamersma, 1990: 39)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar