Cicarelly & Meyer (2006)
Menjelaskan bahwa, kepribadian menunjukan pada sesuatu
yang unik dari individu, baik dari cara dia berfikir, bertindak, dan
merasa.
Crow & Crow (dalam bukunya Educational Psychology)
memberikan beberapa pemahaman:
Kepribadian adalah apa yang memungkinkan seseorang
bersifat efektif atau apapun yang memungkinkan seseorang memberikan pengaruhnya
pada orang lain.
Kepribadian seseorang adalah seluruh gambaran tingkah
laku yang terorganisir, terutama dalam hal yang dapat dinilai atau ditandai
secara khusus.
Berdasarkan beberapa definisi yang dikemukakan oleh
para tokoh, dapat dipahami bahwa:
Kepribadian merupakan keseluruhan dari tingkah laku
individu yang nampak dalam penyesuaian dirinya dengan lingkungan sosial.
Menurut
Makmum (2005) ada bebrapa indikator sebagai manifestasi dari kepribadian yang
merupakan hasil dari keterpaduan jiwa dan raga dan interaksinya dengan
lingkungan sebagai berikut:
1. Konsenkuesinya
tindakannnya dalam mematuhi aturan, etika perilaku, atau teguh tindknya dalam
memgang pendirian atau pendapat, konsisten tidaknya tindakanyya dalam
menghadapi situasi lingkungan serupa atau berbeda-beda, yang lazim dikenal
dengan istilah karakter.
2. Cepat atau
lambatnya mereaksi (response, bukan masalah penyelesaian tugas pekerjaan saja)
terhadap rangsangan–rangsangan yang datang dari lingkungannya (sensitifity and
responsiveness) yang lazim dikenal dikenal dengan istilah temperamen. Cicarelly
dan Meyer (2006) mengartikan temperamen ini adalah the enduring characteristocs
wih which each person is born, sesuatu yang sudah dibawa sejak lahir.
3. Positif atau
negatif atau ambivalensi sambutannya terhadap objek-objek (orang,benda,
peristiwa, norma atau nilai etis, estetis, dan sebagainya) yang lazim dikenal
sebagai sikap (attitude)
4. Mudah
tidaknya tersinggung atau marah atau menangis atau putus asa, yag kita sebut
stabilitas emsional.
5. Menerima
atau cici tangan atau melarikan diri dari resiko, atas tindakannya dan
perbuatannya, yang kita kenal sebagai tanggung jawab (responsibility)
6. Keterbukaan
atau ketutupan dirinya serta kemampuannya berkomunikasi dengan orang lain, yang
dikenal sebagai sosialbilitas (sosialibility) dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar