Apakah kebenaran itu? Inilah pertanyaan yang
lebih lanjut harus dihadapi didalam filsafat ilmu. hal kebenaran sesungguhnya
memang merupakan tema sentran di dalam filsafat ilmu. secara umum orang merasa
bahwa tujuan pengetahuan adalah untuk mecapai kebenaran. Rasanya lebih tepat
kalau pertanyaan kemudian dirumuskan menjadi apakah pengetahuan yang benar itu?
Probematik mengenai kebenaran, seperti halnya
problematik tentang pengetahuan, merupakan masalah-masalah yang mengacu pada
tumbuh dan berkembangnya dalam filsafat ilmu. apabila orang memberikan
proiritas kepada peranan pengetahuan. Dan apabila orang percaya bahwa dengan
pengetahuan itu manusia akan menemukan kebenaran dan kepastian, maka mau tidak
mau orang harus berani menghadapi pertanyaan tersebut, sebagai hal yang
mendasar dan hal yang mendasari sikap dan wawasannya.
Dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia yang ditulis Purwadanminta ditemukan arti kebenaran, yakni. 1.
Keadaan (hal dan sebagainya) yang benar (cocok dengan hal atau keadaan yang
sesungguhnya) ; misal, kebenaran berita ini masih saya sangsikan; kita harus
berani membela kebenaran dan keadilan. 2. Sesuatu yang benar (sungguh-sungguh
ada, betul-betul demikian halnya dan sebagainya); misal, kebenaran-kebenaran
yang diajarkan oleh agama. 3. Kejujuran; kelurusan hati; misal, tidak ada
seorangpun sangsi akan kebaikan dan kebenaran hatimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar