Senin, 19 Desember 2016

Klasifikasi Ilmu Menurut Thomas S. Kuhn




            Thomas S. Kuhn berpendapat bahwa perkembangan atau kemajuan ilmiah bersifat revolusioner, bukan kumulatif sebagaimana anggapan sebelumnya. Revolusi ilmiah itu pertama-tama menyentuh paradigma, yaitu cara pandang terhadap dunia dan contoh-contoh prestasi atau praktik ilmiah konkret. Munurut Kuhn cara kerja paradigma terjadinya revolusi ilmiah dapat digambarkan ke dalam tahap-tahap sebagai berikut.
            Tahap pertama, paradigma ini membimbing dan mengarahkan aktivitas ilmiah dalam masa ilmu normal. Disini para ilmuwan bekesempatan mejabarkan dan mengembangkan paradigma sebagai model ilmiah yang dideluti secara rinci dan mendalam. Dalam tahap  ini para ilmuwan menjumpai berbagai fenomena yang tidak dapat diterangkan dengan paradigma yang dipergunakan sebagai bimbingan atau arahan aktivitas ilmiahnya, ini dinamakan anomali. Anomali adalah suatu keadaan yang memperhatikan adanya ketidakcocokan antara kenyataan (fenomena) dengan paradigma yang dipakai.
            Tahap kedua, menumpuknya anomali menimbulkan krisis  kepercayaan dari para ilmuwan terhadap paradigma. Paradigma mulai diperiksa dan dipertanyakan. Para ilmuwan mulai keluar dari jalur ilmu normal.
            Tahap ketiga, para ilmuwan bisa kembali lagi pada cara-cara ilmiah yang sama dengan memperluas dan mengembangkan suatu paradigma tandingan yang dipandang bisa memecahkan masalah dan membimbing aktivitas ilmiah berikutnya. Proses peralihan dari paradigma lama ke paradigma baru inilah yang dinamakan revolusi ilmiah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar