Artikel ini akan mengulas
ajaran pokok rasionalisme diantaranya adalah sebagai berikut;
1.
Rasionalisme percaya bahwa melalui proses
pemikiran abstrak kita dapat mencapai kebenaran fundamental, yang tidak dapat
disangkal; a. Mengenai apa yang ada serta strukturnya, dan b. Tentang alam
semesta pada umumnya.
2. Rasionalisme
percaya bahwa realitas serta beberapa kebenaran tentang realitas dapat dicapai
tanpa menggunakan metode empiris.
3. Rasionalisme
percaya bahwa akal budi (rasio) adalah sumber utama ilmu pengetahuan, ilmu
pengetahuan pada dasarnya adalah sistem dekduktif yang dapat dipahami secara
rasional yang hanya secara tidak langsung berhubungan dengan pengalaman
indrawi.
4. Rasionalisme
percaya bahwa pikiran mampu mengetahui beberapa kebenaran tentang realitas,
mendahului pengalaman apa pun juga pengetahuan yang diperoleh tanpa pengalaman
disebut dengan pengetahuan a priori.
5. Rasionalisme
percaya bahwa kebenaran tidak diuji melalui verifikasi indrawi, akan tetapi
melalui kriteria konsistensi logis. Kaum rasionalisme menentukan kebenaran yang
didasarkan atas konsistensi antara pernyataan yang satu dengan pernyataan yang
lain atau kesesuaian antara pernyataan (teori) dengan kesepakatan (konsensus)
para ilmuwan.
6.
Rasionalisme percaya bahwa alam semesta
(realitas) mengikuti hukum-hukum alam yang rasional, karena alam semesta adalah
sistem yang dirancang secara rasional, yang aturan-aturannya sesuai dengan
logika/matematika. (Bagus, 1996;
929-30).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar