Selasa, 13 Desember 2016

Bagaimana Terjadinya Pengetahuan ?


          Masalah terjadinya pengetahuan adalah masalah yang amat penting dalam epistemologi, sebab jawaban terhadap terjadinya pengetahuan maka seseorang akan berwarna pandangan atau paham filsafatnya. Jawaban yang paling sederhana tentang terjadinya pengetahuan ini apakah berfilsafat a priori atau a posteoiri. Pengetahuan a priori adalah pengetahuan yang terjadi tanpa adanya atau melalui pengalaman, baik pengalaman indra maupun pengalaman batin. Adapun pengetahuan a posteriori adalah pengetahuan yang terjadi karena adanya pengalaman. Sebagai alat untuk mengetahui terjadinya pengetahuan menurut John Hospers dalam bukunya An Introduction to Philosophical Analysis mengemukakan ada beberapa hal, sebagai berikut;
1)   Pengalaman Indra
Orang sering merasa pengindraan merupakan alat yang paling vital dalam memperoleh pengetahuan. Memang dalam hidup manusia tampaknya pengindraan adalah satu-satunya alat untuk menyerap segala sesuatu objek yang ada diluar diri manusia. Pengalaman indra merupakan sumber pengetahuan yang berupa alat-alat untuk menangkap objek dari luar diri manusia melalui kekuatan indra.
2)   Nalar
Nalar adalah salau satu corak dengan menggambungkan dua pemikiran atau lebih dengan maksud untuk mendapat pengetahuan baru. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam masalah ini adalah tentang asas-asas pemikiran.
3)   Otoritas
Otoritas adalah kekuasaan yang sah yang dimiliki oleh seseorang dan diakui oleh kelompoknya. Otoritas menjadi salah satu sumber pengetahuan, karena kelompoknya memiliki pengetahuan melalui seseorang yang mempunyai kewibaan dalam pengetahuan.
4)   Intuisi
Intuisi adalah kekuasaan yang salah pada diri manusia yang berupa proses kejiwaan dengan tanpa suatu rangsangan atau stimulus mampu untuk membuat penyataan yang berupa pengetahuan. Pengetahuan yang diperoleh dari intuisi tidak dapat dibuktikan seketika atau melalui kenyataan karena pengetahuan ini muncul tanpa adanya pengetahuan lebih dahulu.
5)   Wahyu
Wahyu adalah berita yang disampaikan oleh Tuhan kepada Nabinya untuk kepentingan umatnya. Kita mempunyai pengetahuan dari wahyu ,karena ada kepercayaan tentang sesuatu yang disampaikan itu.
6)   Keyakinan
Keyakinan adalah suatu kemampuan yang ada pada diri manusia yang diperoleh mellaui kepercayaan. Sesungguhnya antara sumber pengetahuan yang berupa wahyu dan keyakinan ini sangat sukar untuk dibedakan secara jelas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar