Jumat, 02 Desember 2016

Pendidikan Berorientasi Pada Pengajaran


Pendidikan Berorientasi  Pada Pengajaran


Saya membaca buku yang berjudul struktur fundamental pedagogik dimana salah satu halaman pada buku itu membahas tentang pendidikan yang berorientasi pada pengajaran jadi pada artikell saya yang ini akan membahas tentang pendidikan.
Sistem pendidikan yang ada saat ini tidak pernah lepas dari kritik. Abdurahman wahid (1993) mengatakan bahwa output pendidikan formal kita lebih beruapa mozaik saja, konvergen dan miskin divergensi. Mengapa bisa seperti itu? Karena output pendidikan sudah terlanjur distandarisasikan oleh pemerintah. Output pendidikan yang divergen bisa diwujudkan dengan optimalisisasi setiap potensi yang dimiliki manusia, setiap manusia memiliki potensi yang beragam dan tentunya perlu daktualisasikan secara tepat dan proporsional. Mustahil potensi yang dimiliki siswa bisa teraktualisasikan jika guru-gurunya tidak berperan sebagai pendidik yang melek pedagogik (ilmu pendidik). Dr. Ilfiandra, M.pd pernah memberikan isnpirasi kepada penulis, bahwa guru-guru diIndonesia tidak profesional, mereka lebih cocok dijuluki “tukang ajar”.mengapa bisa dmekian? Karena mereka hanyalah pelaksana program, pengetahuan sudah disusun sedemikian oleh pemerintah, tugas guru “tukang ajar” hanya bertugas mengajarkan pengetahuan itu kepada siswanya dengan cara konvensional, ya diajarkan, dituturkan, diberikan ala kadarnya kepada siswa. Jadi ujung-ujungnya pendidikan turun pangkat jadi pengajaran , pengajaran turun pangkat lebih rendah lagi jadi pelatihan soal jika UN mendekat. Kesimpulannya adalah pendidikan yang berorientasi pada pengajaran merupakan pembodohan yang tersistematisasi. Membunuh siswa sebagai manusia, membendakan mereka.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar