Filsafat
ilmu telah berkembang pesat sehingga menjadi suatu bidang pe ngetahuan yang
amat luas dan sangat mendalam. Lingkup filsafat ilmu dari para filsuf dapat
dijelaskan sebagaimana dikemukakan The Liang Gie (2000) sebagai berikut.
1.
Peter Angeles
Menurut
filsuf ini, filsafat ilmu mempunyai empat bidang konsentrasi yang utama:
a. Telaah
mengenai beberapa konsep, pranggapan, dan metode ilmu, berikut analisis,
perluasan, dan penyusunannya untuk memperoleh pengetahuan yang lebih ajeg dan
cermat.
b. Telaah
dan pembenaran mengenai proses penalaran dalam ilmu berikut struktur
perlambangannya
c. Telaah
mengenai saling kaitan diantara berbagai ilmu
d. Telaah
mengenai akibat-akibat pengetahuan ilmiah bagi hal-hal yang berkaitan dengan
penyerapan dan pemahaman manusia terhdap realitas, hubungan logika dan
matematika dengan realitas dan sifat dasar kemanusiaan.
2. A.
Cornelius Benjamin
Filsuf
ini membagi pokok soal filsafat ilmu dalam tiga bidang berikut.
a. Telaah
mengenai metode ilmu, lambang ilmiah, dan struktur logis dari sistem perlambang
ilmiah. Telaah ini banyak menyangkut logika dan teori pengetahuan, dan teori
umum tentang tanda.
b. Penjelasan
mengenai konsep dasar, praanggapan, dan pangkal pendirian ilmu, berikut
landasan-landasan empiris, rasional, atau pragmatis, yang menjadi tempat
tumpuannya.
c. Aneka
telaah mengenai saling kait diantara berbagai ilmu dan implikasinya bagi suatu
teori alam semesta seperti misalnya idealisme, marealisme, monisme, atau
pluralisme.
3. Marx
Wartofsky
Menurut filsuf
ini rentangan dari soa-soal interdisplener dalam filsafat ilmu meliputi:
a. Perenungan
mengenai konsep dasar, struktur formal, dan metodologi ilmu
b. Persoalan-persoalan
ontologi dan epistemologi yang khas bersifat filsafati dengan pembahasan yang
memadukan peralatan analitis dari logika modern dan model konseptual dari
penyelidikan ilmiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar