Ajaran dasar positivisme antara lain:
1.
Dalam
alam terdapat hukum-hukum yang dapat diketahui
2.
Penyebab
adanya benda-benda dalam ala (hal yang
bersifat metafisis) tidak dapat diketahui (bandingkan dengan evoluasi
Darwin) karena ilmuwan tidak dapat
melihat penyebab itu.
3.
Setiap
pernyataan yang secara prinsip tidak dapat dikembalikan pada fakta tidak
mempunyai arti nyata dan tidak masuk akal.
4.
Hanya
hubungan antara fakta-fakta saja dapat diketahui (hal-hal yang bersifat
positivisme)
5.
Perkembangan
intelektual merupakan sebab utama perubahan sosial.
Adapun prosedur penelitian
empiris-eksperimental Conte (positivisme) dapat dirumuskan sebagai berikut:
a.
Observasi
: meneliti dan mencari hubungan antara fakta-fakta lalu meninjaunya dari hukum
statika dan dinamika. Dari observasi dapat dirumuskan hipotesis yang akan
dibuktikan melalui penelitian
b.
Eksperimen
: fenomena sosial dengan cara tertentu diintervensi oleh cara tertentu,
sehingga dengan demikian dapat dijelaskan sebab-akibat fenomena masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar