Istilah ‘empirisme’ berasal dari bahasa Yunani empiria,
empiros, yang berarti pengalaman ( Bagus, 1996;197). Dalam filsafat, istilah
ini biasanya dipertentangkan dengan rasionalisme. Empirisme adalah
doktrin/pandangan yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bersumber dari
pengalaman. Semua ide- gagasan merupakan abstraksi dari pengalaman. Karena itu,
semua pengetahuan secara langsung atau tidak diturunkan dari data indrawi
(kecuali beberapa kebenaran logis dan matematika.
Jadi dalam pandangan kaum empiris, rasio sendirinya tidak
dapat memberi kita pengetahuan realitas, tanpa merujuk pada pengalaman indrawi
(karena bahan yang diberikan ibdra merupakan bangunan dasar (fundasi) bagi
seluruh ilmu pengetahuan.
Adapun ajaran-ajaran pokok empirisme tersebut dapat diringkas
sebagai berikut:
1. Empirisme meyakini bahwa
sumber pengetahuan adalah pengalaman (Yunani; emperia, Latin: experientia)
2. Empirisme amat menekankan
metode empiris-eksperimental
3. Empirisme menggunakan
penalaran induktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar